Bacaan dan Renungan Harian Katolik Senin 27 Juni 2022

Renungan Harian Katolik Senin 27 Juni 2022 Pekan Biasa XII Peringatan fakultatif St. Sirilus dr Aleksandria Warna Liturgi Hijau. Bacaan Pertama Am. 2:6-10,13-16, Mazmur Tanggapan Mzm. 50:16bc-17,18-19,20-21,22-23, Bait Pengantar Injil Alleluya, Bacaan Injil Mat. 8:18-22.

Renungan Katolik Senin 27 Juni 2022

Berikut ini Bacaan dan Renungan Harian Katolik Senin 27 Juni 2022, Lengkap Bacaan Pertama, Mazmur Tanggapan, Bait Pengantar Injil, Bacaan Injil beserta Doa Harian.

Bacaan Pertama: Am. 2:6-10,13-16

Beginilah sabda Tuhan, “Karena tiga perbuatan jahat Israel , bahkan empat, Aku tidak akan menarik kembali keputusan-Ku. Sebab mereka telah menjual orang benar untuk mendapatkan uang, dan orang miskin karena sepasang kasut.

Mereka menginjak-injak kepala orang lemah ke dalam debu dan membelokkan jalan orang sengsara. Anak dan ayah pergi menjamah perempuan muda yang sama, sehingga melanggar kekudusan nama-Ku.

Mereka merebahkan diri di samping setiap mezbah di atas pakaian gadaian orang, dan minum anggur orang-orang yang kena denda di rumah Allah mereka.

Padahal Akulah yang memusnahkan orang Amori dari depan mereka; orang-orang Amori yang tingginya seperti pohon aras dan kuat seperti pohon tarbantin.

Akulah yang menuntun kalian keluar dari tanah Mesir, dan memimpin kalian empat puluh tahun lamanya di padang gurun, supaya kalian menduduki negeri orang Amori.

Sesungguhnya Aku akan mengguncangkan tempat kalian berpijak seperti goncangan kereta yang sarat dengan berkas gandum.

Orang cepat tidak mungkin lagi melarikan diri, orang kuat tak dapat menggunakan kekuatannya, dan pahlawan tak dapat melarikan diri.

Pemegang panah tak dapat bertahan, orang yang cepat kaki takkan terluput, dan penunggang kuda tak dapat meluputkan diri. Juga orang yang berhati berani di antara para pahlawan akan melarikan diri dengan telanjang pada hari itu.”

Demikianlah Sabda Tuhan
U. Syukur Kepada Allah.

Mazmur Tanggapan: Mzm. 50:16bc-17,18-19,20-21,22-23

Ref. Camkanlah ini, hai kamu yang melupakan Allah.

  1. Apakah urusanmu menyelidiki ketetapan-Ku, dan menyebut-nyebut perjanjian-Ku dengan mulutmu, padahal engkau membenci teguran, dan mengesampingkan firman-Ku?
  2. Jika melihat pencuri, engkau berkawan dengan dia! Engkau bergaul dengan orang berzinah. Mulutmu kaubiarkan mengucapkan yang jahat, dan pada lidahmu melekat tipu daya.
  3. Engkau duduk, dan menjelek-jelekkan saudaramu, engkau memfitnah saudara kandungmu. Itulah yang engkau lakukan! Apakah Aku akan diam saja? Apakah kaukira Aku ini sederajat dengan kamu? Aku menggugat engkau dan ingin berperkara denganmu.
  4. Camkanlah ini, hai kamu yang melupakan Allah; waspadalah, jangan sampai Aku menerkam, dan tidak ada yang melepaskan. Siapa yang mempersembahkan syukur sebagai kurban, ia memuliakan Daku; dan siapa yang jujur jalannya, akan menyaksikan keselamatan yang dari Allah.

Bait Pengantar Injil: Alleluya

Ref. Alleluya

Hari ini janganlah bertegar hati, tetapi dengarkanlah suara Tuhan.

Bacaan Injil: Mat. 8:18-22

Pada suatu hari banyak orang mengerumuni Yesus. Melihat hal itu Yesus menyuruh bertolak ke seberang.

Lalu datanglah seorang ahli Taurat dan berkata kepada-Nya, “Guru, aku akan mengikuti Engkau, ke mana saja Engkau pergi.”

Yesus berkata kepadanya, “Serigala mempunyai liang, dan burung mempunyai sarang, tetapi Anak Manusia tidak mempunyai tempat untuk meletakkan kepala-Nya.”

Seorang lain, yaitu salah seorang murid-Nya berkata kepada-Nya, “Tuhan, izinkanlah aku pergi dahulu menguburkan ayahku.”

Tetapi Yesus berkata kepada-Nya, “Ikutilah Aku, dan biarlah orang-orang mati menguburkan orang-orang mati mereka.”

Demikianlah Sabda Tuhan.
U. Terpujilah Kristus.

Renungan Harian Katolik Senin 27 Juni 2022

Berikut ini Renungan Harian Katolik Senin 27 Juni 2022, Apakah kita selalu bermurah hati dengan talenta atau karunia yang Tuhan berikan?

Dalam kalimat pertama Injil akan tampak bahwa Yesus berusaha menghindari orang banyak yang telah mengikuti-Nya untuk penyembuhan.

Tetapi tidak, situasinya tidak seperti yang terlihat, ini adalah waktu bagi Yesus untuk pindah dan membagikan karunia khotbah dan penyembuhan-Nya dengan tempat-tempat lain.

Yesus adalah pengkhotbah dan penyembuh keliling; sebanyak mungkin Dia ingin membagikan banyak karunia super natural-Nya kepada sebanyak mungkin orang.

Inilah alasan mengapa Dia ingin pergi ke tempat lain sebanyak yang Dia bisa. Karena Yesus ingin membagikan talenta-Nya tanpa mengharapkan imbalan apa pun.

Masing-masing dari kita telah diberkati oleh Tuhan dengan karunia/bakat yang Dia ingin kita bagikan. Mungkin karunia berkhotbah, mungkin karunia menulis tentang Tuhan, mungkin karunia empati, cinta dan perhatian tanpa syarat.

Mungkin karunia mendengarkan dengan penuh perhatian mereka yang terbebani, mungkin hadiah kekayaan materi dan sejenisnya.

Marilah kita dengan murah hati membagikan berkat-berkat ini, janganlah kita menimbunnya untuk diri kita sendiri.

Doa Renungan Harian Katolik

Allah Bapa sumber kebahagiaan, berkenanlah menghidupi kami dengan sabda-Mu dan membuat kami senang dan bahagia karena yakin bahwa Engkau selalu setia akan karya tangan-Mu berkat Yesus Kristus, yang memperkenalkan nama-Mu kepada kami.

Sebab Dialah Tuhan, Pengantara kami, yang bersama Dikau, dalam persatuan Roh Kudus, hidup dan berkuasa kini dan sepanjang masa. Amin.

Terimakasih sudah membaca Renungan Harian Katolik Senin 27 Juni 2022.

error: Content is protected !!